Monday, February 28, 2005

mungkin karena dungu

Tiap saat kita berdoa, tapi tiap saat pula, mungkin tanpa kita sadari, kita menyakiti orang lain semata karena agamanya lain. ... Kita sibuk menyenangkan Tuhan dengan doa-doa, tetapi kita hampir tak pernah berusaha sibuk menyenangkan umat-Nya. Dikiranya melayani Tuhan cukup dengan doa. ... Mungkin karena dungu, kita memilih mengutamakan doa dan mengabaikan amal nyata.

(tulisan ini--yang buat gw terlalu bagus untuk dilupakan--dikutip dari kolom "Asal Usul" di Kompas kemarin, tgl 27/2/2005, karangan Mohammad Sobary)

1 Comments:

Blogger iwan paul said...

krn pindah blog, jd comment dr blog asalnya gw copy-paste ke sini:

At 3:00 AM, irene hadiprayitno said...
keren juga citation nye... untung lu masukin di blog lu, kalo enggak pasti gue kelewatan... makasih ya...

April 20, 2005 2:59 PM  

Post a Comment

<< Home